Kamis, 25 Juni 2015

Apa dan Dimana Passion saya?

Masuk Semester 7, yess udah tua sekali rupanya sebentar lagi magang, sebentar lagi KKN, skripsi, lalu lulus, lalu galau mau kerja apa. Post ini isinya curhatan aja sih. Karena terkadang kamu bakal nemuin satu titik dalam hidupmu dimana kamu bingung dan tidak sadar sudah sampai sini karena pasrah dan bermodal "Ya Sudah, Jalani saja".

Termasuk juga betapa bingungku ketika menyadari sudah 6 semester lo dijurusan Ilmu Komunikasi. Jurusan yang sama sekali nggak terbayangkan dan terimpikan sebelumnya dalam hidupku. Selama ini ya, aku hanya menjalani, menjalani dan menjalani. Passionku apa dimana saja aku tidak tahu. Aku hidup sejak kecil dalam zona aman dan nyaman dimana lingkunganku hanya mengakui 3 jurusan di dunia. Yang pertama tentu saja Dokter, kedua Guru, dan ketiga adalah Bidan. Ya you know, hidup di desa memang 3 hal itu yang kelihatan berjasa untuk masyarakat. 

Setiap kali ditanya oleh teman dari orang tua yang notabennya berasal dari kalangan Guru, selalu saja jawaban menohok yang aku dapatkan,.. for example :
Pak X : "Wah calon dokter, udah semester berapa?"
me : "Wah calon dokter apa pak dhe,...? ndak jadi kuliah kedokteran kok. hehehehee"
Pak X : "Lo,.. kok ndak jadi masuk kedokteran kenapa? la sekarang kuliah dimana?"
me : "Iya ndak papa pak dhe, gak kuat duitnya. hehe. Sekarang kuliah komunikasi pak dhe di UNS."
Pak X : "Ooooooo...." (dengan muka kayaknya blas ra pernah krungu apa itu jurusan komunikasi.

Ya,... itulah kenyataan yang bakal kamu dapat jika hidupmu di desa, ya nggak semuanya sih mengalaminya. tapi sebagian besar memang begitu. Seakan-akan yah kamu dikatakan kuliah ya hanya jika kamu kuliah Kedokteran, Guru atau Bidan. selain itu, mana tau mereka susah payahnya kuliah komunikasi dengan 3 spesialisasi. Dimana kamu musti bikin Event untuk spesialisasi Public Relations, bersamaan dengan musti bikin Video Dokumenter buat spesialisasi Video, dan ditambah dengan bikin Majalah buat spesialisasi Jurnalistik. Mereka nggak akan menghargai kerja keras kamu dimana harus take gambar berulang kali gara-gara kurang gambar, liputan sana-sini buat bikin berita investigasi, serta ga bakalan tau harus riwa - riwi nyari duit kesponsor atau bolak balik ngurusi media relation. 

Kalau pulang kampung dan ada kumpul keluarga, hal yang bakal kulakuin adalah di kamar,.. yaa karena menghindari interogasi yang akhirnya akan bikin patah arang dalam menjalani kuliah yang hampir berakhir. Sebenernya aku sendiri cuek sih apa kata orang,.. cuma satu hal yang bikin ak tertekan adalah orang tua. Yaah, seperti kebanyakan orang tua lainnya, akan sangat bangga jika anaknya menjadi buat bibir rekan, kolega, dan keluarga. Namun ya,... apa yang bisa kukasih buat orang tua, cuma kuliah di Jurusan Komunikasi sih, nggak Kedokteran, Guru atau Bidan. Itulah yang selalu jadi momok menakutkan seorang anak. MENGECEWAKAN orang tua. Betapa takutnya aku, hingga kadang tiap liburan semester stress sesaat membayangkan bagaimana masadepan. Sesuram itukah ? (lebay :D)

Dewasa kini, baru kusadari bahwa ternyata hidupku kayak robot,... lurusss ruuusss dijalan yang aman dan tentram. TK ditempat Favorit, SD Favorit, SMP Favorit, dan SMA Favorit tanpa mengetahui apa esensinya sekolah ditempat - tempat Favorit itu. Kalau bisa disebutkan, sebagian besar adalah karena, yaaah, supaya kalau ditanya orang sekolah dimana, bisa lah bikin orang tua pamer ke teman dan koleganya. wkwkk..... Kemudian baru kusadari saat akan daftar ke Perguruan tinggi, aku mulai bingung apa dan jurusan apa yang harus kuambil, sedangkan di semua pelajaran rata-rata bisa dengan bobot yang sama. Sampai akhirnya orang tua mengarahkan untuk ambil jurusan kedokteran. Yahh, lagi-lagi juga karena biar bisa pamer ke orang-orang. Ironis sekali ya hidup saya. wakakakk... Sayang teramat sayang hal ini baru ku sadari ketika aku sudah di perguruan tinggi.

Sampai akhirnya aku tidak diterima di jurusan Kedokteran waktu mendaftar lewat snmptn Undangan, kembali kucoba jurusan yang sama di Snmptn Tulis. Yang akhirnya aku ambil IPC supaya ada 3 pilihan jurusan yang bisa ku ambil. Jurusan pertama dan kedua adalah IPA. Tentu saja kuisi Kedokteran. Kemudian Jurusan terakhir adalah jurusan IPS yang akhirnya kuputuskan ku isi jurusan Ilmu Komunikasi. Apa alasannya. yah,.. cuma simpel, karena aku doyak omang. hahahahaaa...
Baru ku sadari jurusan Komunikasi sepesti apa ya setelah sudah kuliah 5 semester....
MIRISS yaa.....

(Bersambung,...)

Minggu, 06 Oktober 2013

Perawanin nih blog,..


Nggak tau banget kenapa tiba tiba pengen banget bikin blog,..
padahal dateline or deadline (entah entah deh gimana tulisannya) banyak banget..
Mungkin gara-gara iri, temen-temen pada punya blog dan ak hufft nulis aja maless,..
Entahlah tujuannya apa nih blog aku buat, seenggaknya adalah tempat dimana aku bisa ngomong sesuka dan sebahagia hatiku, ketika malam mulai sepi dan mencekam sperti ini,... (ah sudahlah)
tau deh mau ngomong apa,.. di benakku cuma satu. nih tulisan perdana buat merawanin blog baruku
mulai hari ini, jam ini, menit ini, detik ini,.. akuuu punyaaa bloooooggggg... (alay yaak, sebodo amat dah -____-)

Nah tulisan diatas ntu... waktu pertama-tama buat blog atas dasar kepengen temen :D nggak jelas banget kan
.. waktu berjalan dan akhirnya jadi galau mau gimana masa depan blog ini... sempat ingin membuat beauty blog gt. Yang ngupas segala lenongan. Cuma masih galau juga... nanti kedepannya sempet nggak ngurusnya. Nah daripada galau dan ga ada tindakan gitu. Ak putuskan untuk memakai blog ini buat sharing pengalaman aja. Daripada cuma dipendam, ak rasa ada baiknya si salurkan. Siapa tahu senasip dan kemudian dapat teman yang bisa diajak diskusi (read:nggosip).
Nah blog ini nggak bertujuan buat nyari ketenaran. Tapi buat ngurangin kegalauan. Supaya ada kerjaan yang lebih bermanfaat dari pada hanya di isi dengan istirahat mata alias tidur.
Kurasa menulis akan membawa manfaat yang lebih besar daripada hanya malas malasan dirumah dan di kosan.